Pages

Translate

Minggu, 11 Januari 2015

Doa pada Kristus tentang PH..:-)

Mungkin beberapa ada yg nanya PH itu apa sih?yg jelas bukan pizza h*t..tp pasangan hidup alias life partner.
Pas Natal Perkantas,firman Tuhan yang disampaikan mas Gunawan Sri Haryono itu menarik..
Tidak punya anak,kita tetep hidup..
Belum punya pekerjaan,tetep hidup..
Belum punya pasangan juga masih hidup..
Kita hidup kekal karena udah mempercayakan diri dan undang Tuhan Yesus Kristus masuk dalam hati sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi..
Dan kebutuhan terbesar adalah hidup kekal itu..jadi jangan diam saja dan jangan biarkan mereka mati tapi bagikan kesaksian agar banyak jiwa kembali bertobat pada Kristus..
Gitu inti firman Nya..
Jadi daripada pusing memikirkan diri sendiri,layanilah orang lain...pikirkan keselamatan kekal orang lain..
Kadang aku tu suka kesel kok temen2ku tu sukanya galau banget karena belum punya pacar. Terus pusing mikirin aku yang masih single.padahal aku kan single happy..pernah galau tapi jarang banget..
:-p
Menurutku sih ada banyak hal lain yang bisa dipikirkan n dilakukan olehku n orang2 selain itu yaituh doain orang sakit,bersaksi,nyemangatin orang2 sedih,menolong orang miskin. hehe..
Dulu juga beberapa kali diprotes oleh teman2 cowok yang menyatakan perasaannya padaku kok nggak menerima mereka padahal udah berjuang seromantis mungkin..
Hem...udah mengampuni mereka sih..yang kadang menyebalkan karena gak paham2.
Berharap semoga pada memahami menerima atau milih seseorang itu tidak seperti memilih kucing dalam karung..harus sesuai kehendak Tuhan..
Hubungan pengantarku sm tulisan d bawah apaan?gini...kadang aku keasikan doain orang n lupa doain buat diriku...dulu pernah sih rutin doa PH trus lama banget ga doain..nih baru diingetin n mulai lagi..thx diingetin ya..
:-)

Sumber majalahpearl1.blogspot.in/2014/12/praying-for-life-partner.html?m=1
Praying for Life Partner
by Felisia Devi
Judul diatas judul menarik buat
para single atau justru judul yang
agak aneh gimana gitu?hehehe…
Menarik, karena hal ini yang
sedang dilakukan para
single,khususnya yang belum
punya aasangan hidup (PH) .
Terasa agak aneh gimana, karena
kayanya belum kepikiran deh,
takut dibilang ngebet, pasrah aja
deh ntar juga dikasih. Saya dulu
juga tipe ke-2 ,” males ah doain,
ntar klo Tuhan mau kasih ya kasih
aja” Jadi hal ini belum saya
lakukan sejak lama . Tapi setelah
saya tau dan ngerti berdoa buat
calon PH itu perlu, baru deh saya
lakukan.
Apa sih artinya berdoa untuk PH?
Gimana doanya? Apa aja yang
didoain? Saya pribadi juga sebagai
seorang single tulen, alias belum
ada calon PH, mau coba
membagikan apa yang saya
pelajari mengenai mendoakan
PH.
Memasuki umur 20an biasanya
sudah mulai banyak yang kasih
nasehat, ”dari sekarang doain
calon pasangan kamu, mau kaya
apa yang kira2 cocok sama
kamu ,ntar Tuhan bisa kasih”
Kurang lebih seperti itu ya
kalimatnya.
“ Ehm …nge list menurut mau nya
gue? Klo kaya gitu mah listnya
bisa panjang banget.hahahah”
Memang berdoa untuk PH itu
perlu, tapi jika doa hanya seperti
itu, seperti nya kurang tepat,
tanpa pengertian yang benar, jadi
kesannya cuma meminta. Suka
dibilang juga,klo mau dapet PH
itu juga bukan cuma doa,tapi
berdoa dan berusaha. Ya memang
betul tapi pengertiannya harus
benar, bukan konsep dunia. Saya
coba sedkit bahas sedikit demi
sedikit ya.
Dari pengertian doa sendiri, buat
saya berdoa bukan meminta
Tuhan lakukan sesuatu sesuai apa
mau saya doank, tapi untuk ngerti
apa sih mauNya Tuhan. Begitu
juga dengan berdoa untuk
pasangan hidup. Kita bukan
sekedar mengajukan list “ Saya
mau pria yang seperti ini itu
Tuhan” berharap Tuhan kasih dan
nanti klo PH belum dapet atau
tidak dikasih seperti list kita,
artinya Tuhan tidak mendengar
doa kita. No no..Bukan gitu, tapi
dengan berdoa kita mengerti apa
yang Tuhan mau kita lakukan,
supaya suatu hari Tuhan
pertemukan dengan pasangan
hidup, kita (saya) itu siap.
Karena doa itu yang penting
bukan merubah orang lain atau
situasi, tetapi hati kita / diri
kita yang berubah sesuai apa
yang Tuhan mau.
1Yoh 5:14
Dan kita berani menghadap Allah,
karena kita yakin Ia mengabulkan
doa kita, kalau kita minta apa saja
yang sesuai dengan kehendak-
Nya . (BIS)
1Pet 3:12
Sebab Tuhan selalu
memperhatikan orang-orang yang
menuruti kemauan-Nya, dan
Tuhan selalu mendengar doa-doa
mereka; tetapi Tuhan melawan
orang-orang yang melakukan
kejahatan." (BIS)
Tentunya kita punya list yang ok
ok banget dah tentang kriteria
calon PH yang kita mau. Takut
akan Tuhan, bertanggung jawab,
yang udah jelas visi misinya,
mapan dan lainnya, pokoknya
godly man deh atau man after
God's own heart. Tapi
pertanyaannya sekarang, apakah
jika saya mendapatkan PH seperti
list yang saya buat, saya sendiri
adalah pasangan yang pas, cocok,
sepadan dengan pria itu?
Contoh simple yang tidak usah
pake rohani. Seorang cewe
Indonesia pengen punya PH itu
bule , tapi dia-nya sendiri tidak
mempersiapkan diri untuk belajar
bahasa asing. Lah, gimana cara
berkomunikasinya bisa nyambung
atau bisa berkenalan kalau tidak
ada satu bahasa yang sama-sama
di mengerti. Si cewe Indonesia ini
cuma berharap si pria bule itu
yang bisa bahasa yang si cewe itu
mengerti (Bahasa Indonesia).
Cewe itu tidak mau berusaha atau
mempersiapkan diri untuk belajar
bahasa asing . Mungkin aja sih
ada, cuma seperti tidak ada niat
dan tidak mau usaha.
Apalagi kalau calon PH yang kita
dambakan adalah seorang Godly
man yang deket banget sama
Tuhan, udah jelas visi misi dan
panggilanNya. Tuhan pastinya kan
sayang juga sama pria ini, pasti
Tuhan akan seleksi ketat calon
istri yang cocok untuk pria ini.
Wanita yang bisa menolong pria
ini untuk bisa maksimal kerja
buat Tuhan, semakin dekat ke
tujuan Tuhan, bukan semakin
menjauhkan panggilanNya. Masa
Tuhan kasih Godly man yang udah
berakar dalam firman dengan
wanita yang saat teduhnya masih
bolong-bolong, kasian pria ini
nantinya.
Atau sebaliknya, mungkin Tuhan
belum kasih karena mungkin dari
pria-pria yang kita temui memang
belum ada pria yang sepadan
dengan kita untuk melakukan
panggilan yang Tuhan kasih.
Tuhan lebih mau kita melakukan
kehendak dan menggenapi
rencanaNya dalam hidup kita yg
sudah Tuhan tetapkan, dari pada
hanya sekedar mendapatkan PH.
Tuhan tidak mau kita dengan
sembarangan pria, apalagi yang
membuat kita semakin jauh dari
rencana dan panggilanNya.
Eph 2:10
Karena kita ini buatan Allah,
diciptakan dalam Kristus Yesus
untuk melakukan pekerjaan
baik, yang dipersiapkan Allah
sebelumnya. Ia mau, supaya kita
hidup di dalamnya.
Atau bisa juga Tuhan sedang
fokus menggarap supaya
hubungan pribadi kita denganNya
semakin kuat, berakar,intim.
Tuhan lebih pentingin supaya kita
punya hubungan denganNya
Tuhan lebih dalam, dibandingkan
hubungan dengan yang lain.
Karena hubungan kita dengan
Tuhan- lah yang penting di atas
hubungan lainnya, karena
hubungan ini yang akan dipakai
sampai kekekalan. Fokus aja
untuk proses kita menuju
keserupaan dengan Kristus.
Mungkin juga Tuhan punya alesan
lain, cari tau aja dengan banyak
tanya(doa) sama Tuhan.
Apa sih yang perlu kita doakan?
Doakanlah list-listmu ,sambil
tanya Tuhan list yang ini sesuai
kebenaran Tuhan gak ya, sesuai
yang Tuhan mau apa gak , list kita
itu hal2 yang esensi atau tidak .
Jadi kalau ketemu pria sudah ada
alert apakah pria ini sesuai list
yang sudah kita doakan dengan
maunya Tuhan atau gak .Jangan
udah jatuh cinta dulu, baru sadar
pria ini bukan yang sesuai dengan
kehendak Tuhan.
Doakan juga proses pertumbuhan
keserupaan dengan Kristus.
Sambil doain dia, jangan lupa
mendoakan dirimu sendiri untuk
mengalami proses atau perubahan
itu juga. Misalnya “Tuhan saya
berdoa calon PH saya semakin
intim dengan Engkau, yang selalu
bergantung pada Engkau dalam
menjalani kehidupan. “ Kalau
sudah kita doa buat dia, doa juga
buat diri sendiri untuk diproses
menjadi semakin bergantung
sama Tuhan. Intinya dengan kita
doain calon pasangan kita supaya
semakin serupa kristus dalam hal
tertentu, otomatis memotivasi kita
juga untuk menyiapkan hati dan
hidup kita seperti yang pasangan
yang kita doakan,seperti arti
sepadan.
Jadi berdoa untuk PH itu bukan
fokus kita jadi ke PH terus, alias
ngebet. Tapi kita belajar cari tau
apa yang Tuhan kehendaki untuk
kita lakuin sehubungan dengan
PH yang akan Tuhan kasih.
Sekalipun nanti ke depan
mungkin akan terjadi hal yang
awalnya tidak sesuai seperti
yang kita harapkan, kita tidak
kecewa dengan Tuhan . Karena
dengan kita sudah mendokannya,
kita sudah terlebih dahulu cari
tau dan mengerti maunya Tuhan
apa. Fokusnya juga tetap
Tuhan,bukan pribadi.
Bukan juga kita cuma pasif, gak
cuma nge-list dan mendokan saja.
Tapi kita mau berusaha sesuai
kehendak dan cara Tuhan. Bukan
dengan cara dunia yang sangat
bertolak belakang dengan
kebenaran. Misalnya sekarang
dunia bilang wanita itu bisa di
suruh mulai duluan aja. Padahal
pria yang seharusnya berinisiatif
duluan, bukan wanita. Intinya
untuk mendapatkan yang terbaik
dari Tuhan, kita berusaha untuk
menjadi yang terbaik dengan
fokus ke Tuhan bukan yg lain.
Saya juga doain calon PH untuk
seorang Godly man. Biar kata
orang Godly man itu sepertinya
sudah tidak mungkin ada di dunia
ini, but I’m sure Godly man itu
masih ada. Yang jadi pertanyaan
Tuhan kasih ijin tidak stock Godly
man itu untuk jadi PH saya .
Apakah saya wanita yang cocok
buat pria itu? Bukan berarti
Tuhan gak sayang sama saya, tapi
karena Tuhan juga sayang dan
perhatiin pria Godly man itu,
untuk dapet yang memang
sepadan. Klo tidak sepadan,
kasihan pria itu dapetin saya.
Tuhan mau benar-benar
mempertemukan kita dengan
yang tepat menurut
kehendakNya , waktu dan cara
Nya. Bukan mau nya kita.
Saya ada buku rekomen yang
bagus soal mendoakan calon PH,
tapi sayangnya itu buku luar yang
belum di cetak ke bahasa
Indonesia. Judul buku nya
“Praying for your future husband
(”Preparing Our Hearts”).
Lewat buku ini saya banyak
belajar , ternyata banyak banget
detail yang perlu di doakan. Baru
kali ini ketemu buku yang jelas
membahas tentang perlu nya
mendoakan calon suami. Mudah-
mudahan ada juga ntar buku
“Praying for your future wife”
ya .hahahha

Sabtu, 10 Januari 2015

Let it go

Hai tman2..ini postingan pertama tahun 2015..
Aku sempat sedih karena anggota keluargaku ada yg sakit paru-paru. Kronis..aku sempat nggak nafsu makan,baca maupun nulis..nulis buat majalah aja ketika itu beberapa udah kuselesaikan di luar kota pas liburan..
 kurang kirim 1 artikel aja bisa sampai 6 hari..biasanya 1 hari..rasanya tu males nulis tapi nggak mungkin krn tanggung jawab sbg redaksi hrs diselesaikan..
Puji Tuhan akhirnya selesai sebab deadline diundur,tmen-tmen redaksi juga pada sibuk n blum sempat kirim..baru aku dan 1 tmenku yg udah post beberapa artikel..
Bersyukur Tuhan menguatkanku dan keluargaku..sahabat2 juga menyemangati n mendoakan..thank you for praying for us.,keadaannya sudah mulai membaik,tidak d ICU tp rawat jalan..
Nih aku post dr note fb ku hati..
Terkadang hati terasa berat...
sulit menjelaskan...seringkali lelah..
malas bercerita pada orang2...
diberitahu jg tidak paham...
jadi tidak ada inspirasi buat ngejar deadline tulisan..
kadang ketulusan disalahartikan..
cm ingin doa bercerita pada Tuhan n sharing pd sahabat2 terpercaya...
meski jatuh bangun...
tapi berdoa dan berjuang...
kadang titik terang itu malah dijumpai saat ingin menyerah...
saat tidak ingin berusaha lagi...
saat melepaskan genggaman Tuhan....
namun Dia tetap setia menguatkan...
Tuhan membimbing d stiap langkah...
scr langsung maupun mlalui org2 d skitar kita...
berharap smua yg terbaik buat org2 terdekat yg tertimpa problema..
:-).thx buat support n doa2nya...
GWS n GBU..

Di bwh ini aku copas dr majalahpearl1.blogspot.in/2014/12/letting-go-of-need-to-know-why.html?m=1
Letting Go of the Need to
Know why
by Grace Suryani Halim
Pertengahan Agustus
Dua garis di testpack. Positif. Yeah!!
J akan dapat adik sebentar lagi.
Senang? Jelas. Memang sudah
direncanakan. Ternyata begitu liat
kalender, wow, bayi ini akan lahir
tepat ketika umur J 2,5 tahun. Pas
lah. Dan dia akan lahir setelah masa
ujian Uni berakhir, itu artinya, Daddy
akan ada waktu liburan 3 bulan!
Yipiee. God’s timing is always the
best! Isn’t it?
Akhir Agustus
Dua bercak darah. Something is
wrong! Check ke UGD. Urine test,
negative. Berdebat dengan suster,
yakin bahwa positif hamil. Tes
darah, positif, tapi level Hcg terlalu
rendah. Diberi obat penguat
kandungan, bedrest. Dua minggu
yang penuh dengan harap-harap
cemas dan ditutup dengan kunjungan
ke UGD lagi.
“Sorry, Ma’am. You’ve lost the
baby.”
Ada banyak peristiwa di dalam hidup
kita yang seakan membuat dunia
terasa gelap.
“Rasanya aku bukan yang terbaik
untukmu deh. Kita putus saja ya.”
“Maaf, perusahaan kami tidak
membutuhkan karyawan baru.”
“Bab 2 mu ga jelas nih isinya mau
ngomong apa. Revisi lagi dan kasih
ke saya 2 hari lagi. Yang saya mau
diperbaiki sudah dilingkari pake
bolpen merah.”
“Ris,daftar nama yang diterima
SMUN8 dah keluar. Ada nama gue
sama nama Anna, tapi gue kok ga
nemu nama loe ya??”
“Dit, pulang. Papa masuk UGD.
Stroke..”
“Hasil pemeriksaan menunjukkan
ada gumpalan. Kita belum tau itu
berbahaya atau tidak. Sebaiknya
anda cepat menjalani biopsy.”
Semua itu memunculkan banyak
pertanyaan. “Hah? Kok bisa sih??”,
“Kalau pada akhirnya harus putus
kenapa Tuhan izinkan kita
ketemu??”, “Kenapa yang lain
diterima dan hanya aku yang tidak?”,
Kenapa saya? Kenapa teman yang
bahkan nilainya jauh lebih jelek bisa
masuk dan gue kagak??”, “Kenapa
harus papa saya yang kena?”,
“Kenapa harus perusahaan saya
yang bangkrut?”, “Kenapa Bu Dosen
kayaknya sentimen banget sama
gue?”
Kenapa dan kenapa.
Dan ketika pertanyaan itu tidak
terjawab, ketika semuanya terasa
tidak masuk akal, ketika orang
bertanya kepada kita, “Kok bisa
keguguran sih??”, sedangkan itu juga
pertanyaan kita... Hati terasa pahit
dan yah kita hanya bisa mendesah,
“Kenapa Tuhan... Kenapa??? Apa
yang salah??”
Seolah-olah PASTI ada yang salah.
Seolah-olah HARUS ada yang salah.
Ada banyak tokoh Alkitab yang sama
dengan kita, punya segudang
pertanyaan mengapa. Salah satunya
adalah Yusuf. Mungkin ia bertanya,
“Mengapa ibuku harus meninggal?
Mengapa bukan ibu lain yang
meninggal?”, “Mengapa saudara-
saudaraku iri padaku? Memangnya
gue bisa milih lahir dari ibu yang
mana??”, “Mengapa saya harus
dijual?”, “Kenapa udah enak-enak di
Mesir, sekalipun jadi budak tapi
punya posisi sekarang malah jadi
tahanan?”, “Kalau memang harus
dipenjara kenapa dulu aku dibawa ke
Mesir?”, “Kenapa tak ada yang ingat
pada kebaikan yang kulakukan?”
Kita semua tentu tau akhir dari cerita
Yusuf. Dari orang tahanan dia
menjadi orang kedua di Mesir dalam
hitungan jam. Dari penjara, ia
diangkat. Tapi ketika Yusuf
menjalaninya, ia juga tidak tau. Lalu
bagaimana Yusuf melalui hari-hari
dengan segudang pertanyaan?What
did Josef do? What should we do?
1. Sadar akan penyertaan Tuhan.
Tetapi TUHAN menyertai Yusuf,
sehingga ia menjadi seorang yang
selalu berhasil dalam pekerjaannya;
maka tinggallah ia di rumah tuannya,
orang Mesir itu. Tetapi TUHAN
menyertai Yusuf, sehingga ia
menjadi seorang yang selalu
berhasil dalam pekerjaannya; maka
tinggallah ia
di rumah tuannya, orang Mesir itu.
(kejadian 39: 2)
Tetapi TUHAN menyertai Yusuf, dan
melimpahkan kasih setia-Nya
kepadanya, dan membuat Yusuf
kesayangan bagi kepala penjara itu.
(Kejadian 30 :21)
Ketika Yusuf ada di perubahan
‘nasib’, dari orang bebas menjadi
budak, dan dari budak menjadi
narapidana, Alkitab mencatat sebuah
frasa yang diulang. Tetapi Tuhan
menyertai Yusuf.
Yah, dunia terasa gelap. Yah ada
segudang pertanyaan WHY yang
tidak terjawab. Tetapi TUHAN
menyertai Yusuf/Grace/Tono/ Budi/
ANDA. Yah mungkin saat ini Tuhan
belum menjawab pertanyaan
KENAPA dari kita, yah mungkin juga
Tuhan kayaknya diam saja, tapi itu
sama sekali tidak berarti bahwa
meninggalkan kita. Sebuah kalimat
sederhana tapi dengan makna yang
dalam.
Tetapi Tuhan menyertai kita.
2. Life must go on
Kadang hal terberat yang harus
dilakukan setelah dunia terasa
runtuh, adalah menjalani hidup yang
seperti semula. Kegiatan berjalan
seperti biasa, tapi kita tau, jauh di
dalam hati kita, INI BUKAN KONDISI
BIASA! Bagaimana kita bisa berjalan
seperti biasa, bekerja seperti biasa,
belajar seperti biasa kalau orang
terkasih kita terbaring di UGD? Kita
cenderung ingin bermalas-malasan
dan meratapi nasib.
Apakah yang dikerjakan Yusuf? Ia
bekerja.
Setelah dilihat oleh tuannya, bahwa
Yusuf disertai TUHAN dan bahwa
TUHAN membuat berhasil segala
sesuatu yang dikerjakannya, (ay 3)
Dan kepala penjara tidak
mencampuri segala yang
dipercayakannya kepada Yusuf,
karena TUHAN menyertai dia dan
apa yang dikerjakannya dibuat
TUHAN berhasil. (ay 23)
Yusuf tetap bekerja. Tidak hanya
bekerja seperti biasa, tapi bekerja
dengan LUAR BIASA. Kedua
‘majikannya’, Potifar dan kepala
penjara, tidak mencampuri pekerjaan
Yusuf sama sekali karena mereka
percaya kepada Yusuf dan karena
mereka MELIHAT bahwa Yusuf
disertai Tuhan dan TUHANLAH yang
membuat apa yang dikerjakan Yusuf
berhasil.
Satu hal yang kadang tidak
terpikirkan oleh kita, yaitu bahwa
Tuhan kadang mengizinkan kita
mengalami cobaan, bukan hanya
untuk kepentingan kita tapi untuk
KERAJAAN-NYA. Supaya orang
MELIHAT tangan Tuhan. Supaya
orang lain MELIHAT penyertaan dan
kuasa Tuhan. Salah satu cara orang
bisa melihat karya Tuhan adalah dari
apa yang kita lakukan, sikap apa
yang kita pilih ketika dunia terasa
gelap. Apakah kita mengomel tiada
henti, galau setiap hari, atau kita
terus menjalani hidup sekalipun
gelap dan pekat.
3. I'm only part of GOD's bigger plan
Seringkali yang membuat kita
merasa bahwa Tuhan HARUS
menjawab semua pertanyaan kita
dan kita marah ketika Tuhan punya
rencana yang berbeda, adalah
karena kita merasa bahwa KITALAH
focus dari rencana Tuhan. I’m the
center of God’s plan. Rencana Tuhan
PASTI untuk kita dan HANYA untuk
kita, Yusuf tidak. Ketika saudara-
saudara Yusuf ketakutan bahwa
Yusuf akan membalas dendam
kepada mereka, inilah jawaban
Yusuf.
Memang kamu telah mereka-
rekakan yang jahat terhadap aku,
tetapi Allah telah mereka-
rekakannya untuk kebaikan, dengan
maksud melakukan seperti yang
terjadi sekarang ini, yakni
memelihara hidup suatu bangsa
yang besar.
Kejadian 50 :20
Yusuf tidak berkata, Allah telah
mereka-rekakannya untuk
kebaikanku! Allah telah mereka-
rekannya untuk kepentinganku,
untuk anak-anakku, untuk diriku.
Tidak. Yusuf melihat bahwa dirinya
adalah bagian dari rencana Allah
untuk... memelihara HIDUP SUATU
BANGSA YANG BESAR.
Ketika kita menyadari bahwa
rencana Tuhan itu tidak hanya untuk
kita, tapi juga untuk orang-orang di
sekitar kita, bahkan untuk orang-
orang yang kita tidak kenal atau
bahkan untuk generasi sesudah kita,
kita menjadi sadar, apa yang kita
alami tidak
enak, tapi mungkin itu bisa
membawa kebaikkan bagi orang
banyak.
Kadang hal-hal yang tidak
mengenakkan terjadi bukan karena
salah siapa-siapa. Bukan salah
saya, bukan salah orang lain. Hal itu
terjadi karena Tuhan mau membawa
rencana-Nya terjadi.
I’m only a part of God’s bigger plan .
Sampai detik ini, saya juga masih
tidak tau mengapa Tuhan membawa
pulang bayi saya. Ketika orang
bertanya, “Kok bisa?”, saya juga
tidak bisa menjawab. Karena itu juga
pertanyaan saya.
Tuhan tidak memberi saya pilihan.
Ia tidak bertanya, “Boleh tidak
Kuambil bayimu?”, dan well yeah...
Ia juga memang tidak harus
bertanya. Tapi setelah itu terjadi,
Tuhan memberi saya pilihan. Mau
terus bertanya, “Kenapaaa?”,
mengurung diri, depresi, galau
meratapi, atau percaya sekalipun
saya tidak tau kenapa dan mungkin
baru akan tau setelah bertemu Dia
muka dengan muka. Dan saya
memilih yang kedua: stop bertanya
“Kenapa?”. Dan mulai bertanya, “Apa
rencana-Mu Tuhan? Apa yang harus
kulakukan?”
Sebagai penutup, saya mau berbagi
lirik dari lagu Better than I, lagu yang
menjadi soundtrack dari film Joseph
The King of Dream.
I thought I did what’s right
I thought I had the answers
I thought I chose the surest road But
that road brought me here
So I put up a fight
And told you how to help me Now
just when I have given up The truth
is coming clear
You know better than I
You know the way
I’ve let go the need to know why For
you know better than I
If this has been a test
I cannot see the reason
But maybe knowing I don’t know Is
part of getting through
I try to do what’s best And faith has
made it easy To see the best thing I
can do Is put my trust in you
page40image20832
For You know better than I You know
the way
I’ve let go the need to know why For
you know better than I
I saw one cloud and thought it was a
sky I saw a bird and thought that I
could follow
But it was you who taught that bird to
fly
If I let you reach me will you teach
me
For You know better than I You know
the way
I’ve let go the need to know why I’ll
take what answers you supply You
know better than I (lyrics By David
Campbell)

Senin, 08 Desember 2014

ISTJ Personality...my personality...

ISTJ personality

source: http://www.16personalities.com/istj-personality
My observation is that whenever one person is found adequate to the discharge of a duty... it is worse executed by two persons, and scarcely done at all if three or more are employed therein.


George Washington
The ISTJ personality type is thought to be the most abundant, making up around 13% of the population. Their defining characteristics of integrity, practical logic and tireless dedication to duty make ISTJs a vital core to many families, as well as organizations that uphold traditions, rules and standards, such as law offices, regulatory bodies and military. People with the ISTJ personality type enjoy taking responsibility for their actions, and take pride in the work they do - when working towards a goal, ISTJs hold back none of their time and energy completing each relevant task with accuracy and patience.
ISTJs don't make many assumptions, preferring instead to analyze their surroundings, check their facts and arrive at practical courses of action. ISTJ personalities are no-nonsense, and when they've made a decision, they will relay the facts necessary to achieve their goal, expecting others to grasp the situation immediately and take action. ISTJs have little tolerance for indecisiveness, but lose patience even more quickly if their chosen course is challenged with impractical theories, especially if they ignore key details - if challenges becomes time-consuming debates, ISTJs can become noticeably angry as deadlines tick nearer.

Associate With Those of Good Quality if You Esteem Your Reputation...

ISTJ personalityWhen ISTJs say they are going to get something done, they do it, meeting their obligations no matter the personal cost, and they are baffled by people who don't hold their own word in the same respect. Combining laziness and dishonesty is the quickest way to get on ISTJs' bad side. Consequently, people with the ISTJ personality type often prefer to work alone, or at least have their authority clearly established by hierarchy, where they can set and achieve their goals without debate or worry over other's reliability.
ISTJs have sharp, fact-based minds, and prefer autonomy and self-sufficiency to reliance on someone or something. Dependency on others is often seen by ISTJs as a weakness, and their passion for duty, dependability and impeccable personal integrity forbid falling into such a trap.
This sense of personal integrity is core to ISTJs, and goes beyond their own minds - ISTJ personalities adhere to established rules and guidelines regardless of cost, reporting their own mistakes and telling the truth even when the consequences for doing so could be disastrous. To ISTJs, honesty is far more important than emotional considerations, and their blunt approach leaves others with the false impression that ISTJs are cold, or even robotic. People with this type may struggle to express emotion or affection outwardly, but the suggestion that they don't feel, or worse have no personality at all, is deeply hurtful.

...For it is Better to be Alone Than in Bad Company

ISTJs' dedication is an excellent quality, allowing them to accomplish much, but it is also a core weakness that less scrupulous individuals take advantage of. ISTJs seek stability and security, considering it their duty to maintain a smooth operation, and they may find that their coworkers and significant others shift their responsibilities onto them, knowing that they will always take up the slack. ISTJs tend to keep their opinions to themselves and let the facts do the talking, but it can be a long time before observable evidence tells the whole story.
ISTJs need to remember to take care of themselves - their stubborn dedication to stability and efficiency can compromise those goals in the long term as others lean ever-harder on them, creating an emotional strain that can go unexpressed for years, only finally coming out after it's too late to fix. If they can find coworkers and spouses who genuinely appreciate and complement their qualities, who enjoy the brightness, clarity and dependability that they offer, ISTJs will find that their stabilizing role is a tremendously satisfying one, knowing that they are part of a system that works.

Famous ISTJs:
George Washington
Andrew Johnson
Benjamin Harrison
Herbert Hoover
George H.W. Bush
Angela Merkel
Natalie Portman
“Hermione Granger” from Harry Potter series
“Adrian Monk” from Monk
“Dana Scully” from X-Files

ISTJ STRENGTHS AND WEAKNESSES

ISTJ STRENGTHS

Honest and Direct - Integrity is the heart of the ISTJ personality type. Emotional manipulation, mind games and reassuring lies all run counter to ISTJs' preference for managing the reality of the situations they encounter with plain and simple honesty.
Strong-willed and Dutiful - ISTJs embody that integrity in their actions too, working hard and staying focused on their goals. Patient and determined, people with the ISTJ personality type meet their obligations, period.
Very Responsible - ISTJs' word is a promise, and a promise means everything. ISTJs would rather run themselves into the ground with extra days and lost sleep than fail to deliver the results they said they would. Loyalty is a strong sentiment for ISTJ personalities, and they fulfill their duties to the people and organizations they've committed themselves to.
Calm and Practical - None of their promises would mean much if ISTJs lost their tempers and broke down at every sign of hardship - they keep their feet on the ground and make clear, rational decisions. Peoples' preferences are a factor to consider in this process, and ISTJs work to make the best use of individual qualities, but these decisions are made with effectiveness in mind more so than empathy. The same applies to criticisms, for others and themselves.
Create and Enforce Order - The primary goal of any ISTJ is to be effective in what they've chosen to do, and they believe that this is accomplished best when everyone involved knows exactly what is going on and why. Unclear guidelines and people who break established rules undermine this effort, and are rarely tolerated by ISTJs. Structure and rules foster dependability; chaos creates unforeseen setbacks and missed deadlines.
Jacks-of-all-trades - Much like Analysts (NT), ISTJs are proud repositories of knowledge, though the emphasis is more on facts and statistics than concepts and underlying principles. This allows ISTJs to apply themselves to a variety of situations, picking up and applying new data and grasping the details of challenging situations as a matter of course.
ISTJ WEAKNESSES

Stubborn - The facts are the facts, and ISTJs tend to resist any new idea that isn't supported by them. This factual decision-making process also makes it difficult for people with the ISTJ personality type to accept that they were wrong about something - but anyone can miss a detail, even them.
Insensitive - While not intentionally harsh, ISTJs are often hurt more sensitive types' feelings by the simple mantra that honesty is the best policy. ISTJ personalities may take emotions into consideration, but really only so far as to determine the most effective way to say what needs to be said.
Always by the Book - ISTJs believe that things work best with clearly defined rules, but this makes them reluctant to bend those rules or try new things, even when the downside is minimal. Truly unstructured environments leave ISTJs all but paralyzed.
Judgmental - Opinions are opinions and facts are facts, and ISTJs are unlikely to respect people who disagree with those facts, or especially those who remain willfully ignorant of them.
Often Unreasonably Blame Themselves - All this can combine to make ISTJs believe they are the only ones who can see projects through reliably. As they load themselves with extra work and responsibilities, turning away good intentions and helpful ideas, ISTJs sooner or later hit a tipping point where they simply can't deliver. Since they've heaped the responsibility on themselves, ISTJs then believe the responsibility for failure is theirs alone to bear.

Minggu, 30 November 2014

time (copas grup bbm)

" LAST WISH OF THE GREAT ALEXANDER"

Sebelum meninggal dunia, di tempat tidurnya, Raja Alexander Agung mengumpulkan para jenderalnya dan menyampaikan 3 harapan terakhirnya:

1. Dokter terbaik harus membawa peti matinya.
2. Semua harta kekayaannya yang dia kumpulkan selama hidupnya (uang, emas dan batu permata) harus disebar di sepanjang jalan prosesi pemakaman menuju kuburannya, dan
3. Tangannya harus dibiarkan tergantung di luar peti mati agar semua orang dapat melihat.

Salah seorang jenderalnya yang terkejut dengan permintaan yang tidak biasa itu meminta Alexander untuk menjelaskan permintaannya tersebut.

Berikut adalah penjelasan dari Alexander Agung :

1. Saya ingin dokter terbaik yang membawa peti mati saya untuk menunjukkan bahwa saat dijemput ajal, bahkan dokter terbaik di dunia sekalipun tidak memiliki kemampuan untuk menyembuhkan.

2. Saya ingin jalan menuju pemakaman ditaburi dengan semua harta kekayaan saya agar setiap orang bisa melihat bahwa semua kemakmuran material yang diperoleh di bumi akan tetap tinggal di bumi.

3. Saya ingin tangan saya terayun di luar peti mati agar orang-orang mengerti bahwa kita datang ke bumi dengan tangan kosong dan meninggalkan bumi juga dengan tangan kosong, setelah harta kita yang paling berharga, yaitu WAKTU, habis.

WAKTU adalah anugerah Tuhan yang merupakan HARTA kita yang PALING BERHARGA karena terbatas.

"Kita dapat menghasilkan lebih banyak kekayaan, tetapi kita tidak dapat membuat lebih banyak waktu"

Ketika kita memberikan waktu kita kepada orang lain, kita sebenarnya memberikan sebagian hidup kita yang tidak dapat kita ambil kembali.

Orang yg memberikan waktu dan perhatiannya utk org lain, lebih
bernilai dari org yg memberikan sebagian hartanya utk org lain. Harta bisa dicari lagi, sedangkan waktu tdk mungkin kita tambahkan.

Semoga Tuhan menganugerahkan lebih banyak waktu dan semoga kita memiliki kearifan untuk membaginya dengan bijaksana kepada sesama.

Have a blessed day.🌹:)

Sabtu, 22 November 2014

gejala penyakit jantung

Sumber family guide

BANTU SHARE PADA TEMAN
JANGAN ABAIKAN, TOLONG DI BACA:
Anda dapat menyelamatkan nyawa seseorang
dengan share ini.
... Ada sebuah artikel menarik mengenai
angin duduk yang dialami salah satu rekan
kerja saya yang mungkin juga bisa
memberikan masukan mengenai “Angin
Duduk” salah satu penyakit yang banyak
membawa kematian, tapi apa sebenarnya
angin duduk itu? Well ga ada salah nya kita
coba menyimak artikel berikut:
Kemarin ada seorang teman dikantor yang
meninggal di usia yang ke-31 dengan status
single. Menurut dokter-dokter yang turut
melayat, kemungkinan penyebabnya adalah
angin duduk, karena pagi harinya dia masih
masuk kantor, walaupun pada saat jam
istirahat minta ijin pulang karena kepalanya
pusing.
Kebetulan orang tersebut tidur sekamar
dengan kakak perempuannya yang juga
bekerja di kantor yang sama,dan masih
sempat terbangun karena adiknya
menanyakan minyak kayu putih sekitar
setengah 12 malam, lalu paginya waktu
dibangunkan pagi hari untuk berangkat ke
kantor, ternyata sang adik sudah meninggal
dengan posisi tidur dengan wajah sedikit
menahan rasa sakit, dan kebiruan sekitar
leher. Atas dasar itulah saya informasikan
sedikit mengenai angin duduk atau nama
kerennya Sindrom Jantung Koroner Akut.
Angin Duduk sama dengan Sindrom Jantung
Koroner Akut Hanya dalam 15 menit sampai
30 menit, orang yang terserang angin duduk
bisa meninggal.Padahal, penderita,
sebelumnya terlihat sehat-sehat saja.
Dunia kedokteran selama dua tahun terakhir
berhasil mengidentifikasi istilah baru
penyakit jantung yang akrab d isebut angin
duduk. Ternyata, penyakit ini tak sekedar
masuk angin berat, tetapi identik dengan
Sindrom Serangan Jantung Koroner Akut
(SSJKA).
Teridentifikasinya istilah ini, menurut Guru
Besar Bidang Ilmu Penyakit Dalam FKUI, Prof
DR dr Teguh Santoso.SpPD, di Jakarta,
pekan lalu. Menandai sebuah koreksi besar
terhadap mitos yang berkembang di
masyarakat selama ini. Bahwa masuk angin
hebat itu adalah penyakit yang berbahaya,
bahkan bisa menimbulkan kematian hanya
dalam waktu 15 hingga 30 menit sejak
serangan pertama.
Jadi kata Teguh lagi, jika Anda tiba-tiba
merasa nyeri dada, sebaiknya tidak
melakukan aktivitas fisik apapun termasuk
berhubungan seks. Segeralah pergi ke rumah
sakit yang menyediakan fasilitas penanganan
Gawat darurat jantung.
Ingat!!!. Tidak boleh lebih dari 15 menit
setelah serangan nyeri pertama. Sindrom
serangan jantung koroner akut merupakan
penemuan terbaru akhir banyak disikapi
masyarakat dengan tindakan yang salah.
Misalnya, penderita dikerok, diberi minuman
air panas, atau diberi ramu-ramuan untuk
mengeluarkan angin. Padahal, penderita bisa
meninggal mendadak tanpa ada tanda-tanda
sakit.
Gejalanya:
Muncul keluhan nyeri ditengah dada, seperti:
- Rasa ditekan
- Rasa diremas-remas, menjalar ke
leher,lengan kiri dan kanan, serta ulu hati.
- Rasa terbakar dengan sesak napas dan
keringat dingin.
Keluhan nyeri ini bisa merambat ke kedua
rahang gigi kanan atau kiri, bahu,serta
punggung. Lebih spesifik, ada juga yang
disertai kembung pada ulu hati seperti masuk
angin atau maag.
Sumber masalah sesungguhnya hanya
terletak pada penyempitan pembuluh darah
jantung (vasokonstriksi).
Penyempitan ini diakibatkan oleh empat hal :
- Adanya timbunan-lemak (aterosklerosis)
dalam pembuluh darah akibat konsumsi
kolesterol tinggi.
- sumbatan (trombosis) oleh sel beku darah
(trombus).
- Vasokonstriksi atau penyempitan pembuluh
darah akibat kejang yang terus menerus.
- Infeksi pada pembuluh darah. Penyempitan
itu, lanjutnya lagi, mengakibatkan
berkurangnya oksigen yang masuk ke dalam
jantung.
Ketidak-seimbangan pasokan dengan
kebutuhan oksigen pada tubuh
mengakibatkan nyeri dada yang dalam istilah
medisnya disebut angina.Namun kata
Teguh,hendaknya dibedakan antara keluhan
nyeri pada sindrom serangan jantung koroner
akut (SSJKA) dengan serangan jantung
koroner (SJK) (infark miokard).
Pada SJK, angina terjadi akibat sumbatan
total pembuluh darah jantung karena aktivitas
fisik yang berlebihan. Sementara pada SSJKA
angina terjadi akibat sumbatan tidak total
yang dirasakan saat istirahat.
“SSJKA ini memang mendadak.Bukan karena
capek, masuk angin, atau penyakit-penyakit
lainnya. Biasanya penderita akan meninggal
paling lama lima belas menit setelah keluhan
rasa nyeri pertama kali dirasakan”.Kata
Teguh.
Masyarakat diminta waspada terhadap
keluhan angina ini. Soalnya penderita
sebelum terserang akan tampak sehat-sehat.
Solusi satu- satunya hanyalah melonggarkan
sumbatan yang terjadi, yaitu dengan
memberikan obat anti platelet (sel pembeku
darah) dan anti koagulan. Atau, obat untuk
mengantisipasi ketidak-seimbangan supply
oksigen dan kebutuhan oksigen. Misalnya
nitrat, betabloker, dan kalsium antagonis.
Di tempat terpisah, ahli jantung RS Jantung
Harapan Kita dr. Santoso Karo-Karo MPH,
SpJp mengungkapkan kondisi rumah sakit di
Indonesia tidak terlalu bisa diharapkan untuk
pengobatan SSJKA. Rumah sakit terkesan
lambat menangani pasien. Untuk itu ia
menyarankan agar penderita yang sudah tahu
bahwa dirinya memiliki gangguan jantung
sebaiknya membawa tablet antiplatelet ke
manapun ia pergi.
Obat antiplatelet yang paling murah dan
gampang di cari adalah aspirin. Obat ini
selain bermanfaat sebagai pertolongan
pertama mengatasi nyeri dan melonggarkan
kembali pembuluh darah yang tersumbat oleh
thrombosit atau platelet (sel pembeku darah)
.

Minggu, 16 November 2014

about job

Hari ini pgn share curhatan someone..
sahabatku cerita kalo dia minder bekerja d
bidangnya..pengen yg ga sesuai bidang
aja..soalnya dia lulusnya 6 tahun..takut salah
n jelek pas kerja..
menurutku justru dr proses mnuju wisuda tu
kita bs belajar..
belajar ngerti kalo nilai IP tu ga penting2
bgt..
bukannya remehin nilai,tetep hrs blajar giat n
jujur tp itu bukan fakror penentu
kesuksesan..
dulu aku n tmn2 pgn bgt cum laude pas
smest er 1 yaitu dpt IPK 3,5 k atas dlm wkt
4 thn ato kurang..wkt smester akhir,aku n
bbrp tmn mulai bs lihat realita n ga ngejar
itu..meski ada yg tetep berjuang utk itu..
ada jg yg buat ijazah palsu demi gelar n
kerjaan..
tanpa mengetahui harta yg sesungguhnya..
justru proses yg penting..
proses mengajarkan akan pentingnya
doa,bergantung pd Tuhan,perjuangan
bersama Nya..
job yg sesuai bidang maupun tidak,yg penting
berikan yg terbaik buat Tuhan..bukan buat
manusia..
dr proses itu jg blajar untuk bangkit 7x
meski udah jatuh 6x..
ttg kesabaran nunggu dosen,revisi,jurnal
internasional n kumpulin smua syarat..
ttg pentingnya berbagi,diskusi n belajar
kelompok.
ttg menghormati beda pendapat..
ttg kpedulian pd penderitaan org lain dgn
semangati n doain...
ttg kejujuran..
ttg Tuhan yg slalu menyertai d smua proses..
Kalau ga melewati proses,pasti jd orang yg
rapuh n cuek.tp krn proses jd belajar byk
hal..
kadang job membuat orang sibuk n lupain
orang lain...
pkerjaan n nilai bukan sgalanya..
jangan sampai kehilangan relasi dgn Tuhan n
sesama krn sibuk.rugi skali..hrs bs
menyeimbangkan n membagi waktu..sampai
skrg kadang msh ksulitan jg sih bagi wkt
buat kerja,hobi,playanan,persek,main
bareng,dsb..
dulu aku pernah sibuk jd lama ga semangati
n doain tmen n famz..gak BR juga..
tp stelah berjuang utk bs bagi waktu,bs
BR,bs ngunjungin org2 skt,semangati n doain
org2..itu bs buat hati jd gembira,terharu n
semangat berkobar..jadi klo lg galau atau
lemes,jgn fokus pd diri sendiri tp minta
kekuatan dr Tuhan,doain n smangati orang2
yg lg galau..
smangat doa n berjuang...
:-)

camp #SCLC2014

hari ini lg pgn nulis ttg camp SCLC 2014..
Sbnernya byk yg request ditulisin ttg camp
ini..baik tmn Greja maupun tmn perkantas yg
ga ikut..
tp kbiasaanku dr dlu tu klo ttg retreat,aku ga
bs nulis smua coz mnurutku smuane
penting..panjang bgt nti..jd kutulis yg plg
berkesan mnrtku..
yg plg berkesan adl....
outbond!!!
:-p.haha..
outbond SCLC tu kelompokku adl klmpk 2..
biasanya klo yel2 aku ga pernah usul..slalu
org lain yg buat..nah kmarin tu lg
bersemangat membuat..tiba2 cling2..ada di
pikiran gtu ni lagu plus
gerakannya..kombinasi usulku dan 1 tmnku..
yel2nya bunyinya..kami kelompok 2
bersemangat..spirit..jami kelompok 2
bersemangat..spirit..kami kelompok 2 selalu
bersemangat..kami kelompok 2
bersemangat..spirit..
lucunya aku tumben2an pny ide
lucu..biasanya flat2 aja..yel2 kami pake botol
aqua..
:-p.haha
nah permainannya tu ada
jalan barengan sekelompok pake tali rafia..
tebak ttg Indonesia n tokoh nasional..
tebak ttg reformasi gereja..
komunikata puanjang..
estafet air n bola..
mata ditutup smua ikuti perintah pemimpin yg
ga ditutup matanya..
dari tiap permainan tu ada maknanya..
trus tiap permainan hrs jaga 1 telur ayam..ga
boleh retak..tiap anggota gantian jagain
telur..ga boleh dikantongi atau ditaruh..tp
dibawa dlm tangan..
n yg lbih mengejutkan klompokku juara 2
pdahal kami sering kalah..n dah yakin bakal
kalah..
org2 klompokku pd kaget n kami tanya pd
panitia tp mnrt panitia itu tu nilainya
benar..blajar ttg kita berusaha tp Tuhan yg
menentukan smuanya..slain tu menang kalah
ga penting,tp yg penting pelajaran yg
didapatkan d balik permainan itu..
dr outbond..blajar utk percaya n taat pd
pemimpin..
berjuang jaga sesuatu yg dipercayakan dlm
sgala sikon smpe garis finish (kmatian)
kerjasama,kejujuran,komunikasi penting
n hrs blajar byk ttg Indonesia,reformasi
gereja,Bible n hafalan krn byk yg kita tu
kurang paham..
pdhal hdup d Indonesia..hem..
hrs berjuang utk peduli n doain bangsa n
negara..
tidak menyalah2kan pemerintah n tdk putus
asa tp mulai perubahan dr diri sendiri..
nikmati alam ciptaan Tuhan..
blajar juga dr sesi2:
Fokus pd Tuhan.ga ksh sisa tp smua yg
terbaik..
bergantung pd Tuhan.
harus pny hubungan karib dgn Tuhan tiap
hari.
dr 1 kota tu bisa hasilkan 2 jenis org (baik n
jahat) jd ga boleh menghakimi smbarangan..
minta Tuhan tunjukkan panggilan kusus n
kehendak Nya n pasti ada peneguhan2..
Peristiwa mengesankan bersama Tuhan pasti
akan diceritakan sesering mungkin..
Pemimpin hrs rela berkorban..bahkan rela
korbanin perasaan..mgu lalu 2 pembicara
sharing mreka rela kehilangan calon
pasangannya untuk taat penuhi panggilan
Tuhan..pergumulan yg menguras byk air mata
n mengharukan..
nih keren mnurutku..taat apapun resikonya..
dll..
Di bawah ini aku jg pgn berbagi ttg Bible
reading ku yg berhubungan dgn kisah mreka
n mungkin jg kisah byk orang nih..plus bisa
jg jd kesimpulan..
Mazmur 34:18 (34-19) TUHAN itu dekat
kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia
menyelamatkan orang-orang yang remuk
jiwanya.
Remuk iwa artinya sadari n akui dosa,berdoa
n berjuang tinggalkan dosa..
Terkadang keinginan kita tidak bs
terpenuhi,malah kehilangan orang/benda
berharga yg kita sayangi dan ada masalah2
yg membuat kita sedih.
Dalam tiap badai yg menerpa,tetaplah
sharing perasaan pertama kali pd Tuhan
dulu,jgn bergantung lari pd manusia lain
dulu..Tuhan akan menolong n memberikan yg
terbaik sesuai dgn wkt,proses dan cara Nya..
Bersama Tuhan,kita pasti bisa bawa harapan
buat bangsa negara ini..
masih ada harapan jika kita mau
beriman,doa,peduli n berjuang mulai dr diri
sendiri n sekitar kita..
Happy Sunday all..
:-)